Pendapatan APBD Lampung Tembus Rp2,56 Triliun Hingga Akhir Mei 2026
Kepala BPKAD Provinsi Lampung, Mirza Irawan Dwi Atmaja-Radar Lampung-Radar Lampung
RADARTVNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Lampung mencatat capaian pendapatan daerah yang terus bertambah sepanjang tahun anggaran 2026. Hingga 29 Mei 2026, realisasi pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah mencapai Rp2,56 triliun atau sekitar 36,56 persen dari target yang ditetapkan lebih dari Rp7 triliun.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung, Mirza Irawan Dwi Atmaja, menjelaskan capaian tersebut berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) APBD per akhir Mei 2026.
Dari sisi pendapatan daerah, realisasi yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp1,4 triliun atau 36,50 persen dari target pendapatan daerah. Selain itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat juga menunjukkan perkembangan positif dengan realisasi mencapai 38,26 persen.
Sementara itu, realisasi belanja daerah hingga akhir Mei tercatat sebesar Rp2,2 triliun atau 28,13 persen dari total anggaran yang telah dialokasikan.
Untuk belanja pegawai, penyerapan anggaran telah mencapai 29,71 persen. Sedangkan belanja barang dan jasa mencatat realisasi sekitar Rp841 miliar atau hampir 44 persen dari total pagu anggaran yang tersedia.
Adapun belanja modal telah terealisasi sebesar Rp225 miliar atau 13,63 persen dari total alokasi yang mencapai Rp1,6 triliun.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Bangun Tiga Ruas Jalan Provinsi di Pringsewu Senilai Rp35,2 Miliar Tahun 2026
Menurut Mirza, pelaksanaan anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung hingga saat ini berjalan sesuai rencana tanpa kendala yang berarti. Pemerintah tetap memprioritaskan belanja wajib dan mengikat, program prioritas daerah, serta kebutuhan operasional perangkat daerah.
Untuk menjaga keseimbangan fiskal, Pemprov Lampung juga menerapkan manajemen kas yang disesuaikan dengan kemampuan pendapatan setiap bulan. Langkah tersebut dilakukan guna menghindari penumpukan penyerapan anggaran pada akhir tahun.
Saat ini, pemerintah daerah juga tengah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan yang akan menjadi dasar pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan evaluasi sebelumnya dari Kementerian Keuangan, kondisi fiskal Provinsi Lampung masih berada dalam kategori sedang, sementara penilaian terbaru untuk tahun 2026 masih menunggu hasil evaluasi resmi dari pemerintah pusat.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: bpkad provinsi lampung