Mau Pakai Open Filter? Pertimbangkan Dampak Berikut sebelum Menggunakannya
Ilustrasi Open Filter Motor-Photo: Moto Excape-Pinterest
RADARTVNEWS.COM - Banyak pengguna motor mengganti filter udara standar dengan open filter demi tampilan yang lebih racing dan hisapan udara yang lebih agresif.
Filter udara dengan desain open filter dipasang dengan melepas box filter bawaan motor dan diganti dengan filter yang langsung dipasang pada karburator atau throttle body motor.
Modifikasi ini memang cukup populer, terutama di kalangan pecinta motor harian yang ingin motornya terasa lebih enteng saat digas.
Namun di balik performa yang lebih, penggunaan open filter ternyata punya beberapa risiko yang sering dianggap sepele.
Salah satu dampak paling umum dari open filter adalah meningkatnya kemungkinan debu dan kotoran masuk ke ruang pembakaran.
Berbeda dengan filter standar yang biasanya berada di dalam boks filter tertutup, open filter lebih terekspos langsung dengan udara luar. Akibatnya, partikel debu lebih mudah masuk, terutama jika motor sering digunakan di jalanan berdebu atau saat musim kemarau.
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa mempercepat keausan piston, silinder, dan komponen mesin lainnya. Selain itu, open filter juga cukup berisiko saat motor terkena hujan atau melewati genangan air.
Karena posisinya terbuka, air bisa lebih mudah masuk ke saluran udara. Jika air yang masuk terlalu banyak, performa mesin bisa menurun bahkan berpotensi menyebabkan motor brebet atau mogok.
Pada kondisi ekstrem, air yang masuk ke ruang bakar juga dapat menyebabkan kerusakan mesin.
Masalah lain yang sering muncul adalah perubahan setting bahan bakar. Open filter membuat aliran udara menjadi lebih besar dibanding standar, sehingga campuran udara dan bensin bisa berubah menjadi tidak seimbang apabila setting ECU atau karburator tidak disesuaikan.
Efeknya, motor bisa terasa ngempos, langsam tidak stabil, mesin cepat panas, hingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
Tidak sedikit juga pengguna motor yang memasang open filter hanya karena mengikuti tren tanpa memperhatikan kebutuhan mesin.
Padahal pada motor harian standar, penggunaan filter bawaan pabrik sebenarnya sudah dirancang agar mampu menyesuaikan kebutuhan performa sekaligus menjaga ketahanan mesin.
Jika modifikasi tidak diimbangi dengan setting yang tepat, peningkatan performa yang didapat sering kali tidak signifikan dibanding risiko yang muncul.
Meski begitu, bukan berarti open filter selalu buruk. Pada motor yang memang digunakan untuk kebutuhan balap atau sudah mengalami upgrade mesin, open filter bisa membantu suplai udara menjadi lebih maksimal.
Namun penggunaannya tetap harus dibarengi tuning yang tepat dan perawatan lebih rutin dibanding filter standar.
Karena itu, sebelum mengganti filter udara motor dengan model open filter, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan penggunaan motor sehari-hari.
Jangan sampai motor terlihat lebih sporty, tetapi justru membuat umur mesin menjadi lebih pendek dan biaya perawatan semakin besar. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: