Pemprov Lampung Mulai Bangun Jalan Pattimura Metro, Target Rampung September 2026

Pemprov Lampung Mulai Bangun Jalan Pattimura Metro, Target Rampung September 2026

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela saat meninjau proses perbaikan jalan Pattimura Metro-Radar Lampung-Radar Lampung

RADARTVNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Lampung mulai merealisasikan pembangunan ruas Jalan Pattimura di Kota Metro sepanjang 1,1 kilometer menggunakan konstruksi rigid beton atau cor beton.

Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp9,355 miliar tersebut ditargetkan selesai lebih cepat pada September 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas jalan yang selama ini banyak dikeluhkan warga.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proses pengerjaan saat ini memasuki tahap awal berupa pemerataan badan jalan menggunakan batu base dan alat berat.

Sebelumnya, ruas Jalan Pattimura sempat ditinjau langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada Februari lalu setelah muncul banyak aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak dan berlubang.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah mengatakan, pembangunan tahun ini difokuskan pada satu sisi jalan terlebih dahulu sepanjang 1.100 meter.

“Pengerjaan dilakukan bertahap karena kebutuhan anggaran cukup besar. Tahun ini kita fokus satu jalur dulu menggunakan rigid pavement,” ujar dia.

Menurut Taufiqullah, kerusakan jalan dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari genangan air akibat sistem drainase hingga tingginya kendaraan bertonase besar yang melintasi kawasan tersebut.

Selain pembangunan rigid beton, proyek juga mencakup pembangunan drainase agar aliran air lebih baik dan tidak menimbulkan genangan di badan jalan.

Ruas Jalan Pattimura sendiri menjadi salah satu akses penting penunjang aktivitas perdagangan, pendidikan, jasa, UMKM, hingga sektor kuliner di Kota Metro.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan pembangunan Jalan Pattimura menjadi prioritas karena tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang lebih nyaman dan aman.

Ia juga meminta kontraktor menjaga kualitas pekerjaan agar hasil pembangunan sesuai spesifikasi dan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Pemprov Lampung menargetkan pembangunan berjalan selama lima bulan dan diharapkan mampu meningkatkan tingkat kemantapan jalan di kawasan tersebut hingga lebih dari 85 persen.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: pemprov lampung