Sering Pakai Earphone Volume Keras? Pendengaran Bisa Menurun Tanpa Disadari

Sering Pakai Earphone Volume Keras? Pendengaran Bisa Menurun Tanpa Disadari

Ilustrasi Wanita dengan earphone-Pinterest-

RADARTVNEWS.COM - Banyak orang merasa volume earphone belum cukup kalau suara sekitar masih terdengar. Akhirnya tombol volume terus dinaikkan, terutama saat berada di jalan, tempat ramai, atau ketika ingin fokus mendengarkan musik dan video.

Kebiasaan ini terlihat biasa karena dilakukan hampir setiap hari. Mulai dari belajar, bekerja, olahraga, perjalanan, sampai tertidur sambil tetap memakai earphone karena merasa lebih nyaman mendengar sesuatu sebelum tidur.

Masalahnya, telinga punya batas kemampuan menerima suara.

Di awal, efeknya mungkin hanya telinga berdenging sesaat setelah earphone dilepas. Ada juga yang merasa suara sekitar jadi terdengar lebih pelan beberapa menit kemudian. Karena cepat hilang, kondisi ini sering dianggap sepele.

Padahal menurut dokter, dengingan singkat setelah mendengar suara keras bisa menjadi tanda telinga sedang mengalami tekanan.

BACA JUGA:Waspada 5 Bahaya Tersembunyi Pakai 'Earphone' Terlalu Lama!

Yang membuat banyak orang tidak sadar, gangguan pendengaran biasanya tidak datang tiba-tiba. Prosesnya berjalan pelan, hampir tanpa terasa, sampai akhirnya telinga mulai tidak sepeka dulu.

Banyak orang bahkan baru sadar ketika volume 50 persen yang dulu terasa sudah keras, sekarang justru terdengar biasa saja. 

Sebagian lainnya mulai refleks menaikkan volume sedikit demi sedikit tanpa sadar telinganya sedang beradaptasi terhadap paparan suara keras yang terus berulang.

Ada juga yang mulai sering meminta lawan bicara mengulang ucapan, terutama saat berada di tempat ramai. Namun karena terjadi perlahan, perubahan ini jarang langsung disadari sebagai tanda penurunan pendengaran.

Dokter menjelaskan di dalam telinga terdapat sel-sel halus yang berfungsi menangkap getaran suara lalu mengirimkannya ke otak. Jika terus-menerus terkena suara keras, sel tersebut dapat rusak secara perlahan. Dan berbeda dari bagian tubuh lain, kerusakan sel pendengaran tidak mudah pulih kembali.

Yang lebih mengkhawatirkan, telinga tidak selalu memberi rasa sakit saat mulai mengalami kerusakan.

Itu sebabnya banyak orang merasa pendengarannya baik-baik saja, padahal kemampuan mendengarnya perlahan menurun.

Masalah ini juga semakin sering dikaitkan dengan kebiasaan generasi muda yang hampir tidak pernah lepas dari earphone. Penggunaan berjam-jam setiap hari membuat telinga terus menerima paparan suara dalam waktu panjang tanpa benar-benar diberi waktu istirahat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: