Tanpa Internet, Omni Jadi Langkah Baru ASUS di Dunia AI
Ilustrasi Mahasiswa informatika sedang coding di depan laptop pada malam hari-pinterest-
RADARTVNEWS.COM - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) terus bergerak cepat, namun sebagian besar inovasi masih bergantung pada koneksi internet dan komputasi berbasis cloud. Di tengah arus tersebut, ASUS menghadirkan pendekatan berbeda melalui Omni—sebuah chatbot AI yang dirancang untuk berjalan langsung di perangkat tanpa memerlukan koneksi internet. Langkah ini menandai arah baru dalam pengembangan AI yang lebih mandiri, privat, dan efisien.
Evolusi AI: Dari Cloud ke Perangkat Pribadi
Selama beberapa tahun terakhir, mayoritas layanan AI seperti chatbot dan asisten digital bekerja dengan mengandalkan server jarak jauh. Data pengguna dikirim ke pusat data, diproses, lalu hasilnya dikembalikan ke perangkat. Model ini memang kuat dari sisi kemampuan, namun memiliki ketergantungan tinggi terhadap koneksi internet serta menimbulkan kekhawatiran terkait privasi data.
Melalui Omni, ASUS mencoba memindahkan “otak AI” langsung ke dalam perangkat pengguna. Pendekatan ini dikenal sebagai on-device AI, di mana seluruh proses komputasi dilakukan secara lokal tanpa perlu terhubung ke cloud.
Hasilnya adalah pengalaman yang lebih cepat, stabil, dan tidak bergantung pada kondisi jaringan. Dalam konteks penggunaan sehari-hari, ini menjadi keunggulan signifikan, terutama di wilayah dengan koneksi internet terbatas.
Apa Itu Omni dan Bagaimana Cara Kerjanya
Omni merupakan asisten AI yang awalnya diperkenalkan sebagai bagian dari ekosistem perangkat gaming ASUS, khususnya lini ROG. Namun seiring pengembangannya, Omni kini bertransformasi menjadi alat produktivitas yang lebih serius.
Sebagai chatbot, Omni mampu:
Menjawab pertanyaan pengguna secara interaktif
Membantu merangkum dokumen
Mengolah teks dan informasi lokal
Memberikan respons berbasis perintah pengguna
Yang membedakan Omni dari chatbot lain adalah kemampuannya berjalan secara offline. Teknologi ini didukung oleh model bahasa besar (LLM) yang telah dioptimalkan agar dapat berjalan di perangkat dengan sumber daya terbatas.
Namun, perlu dipahami bahwa kemampuan AI lokal tetap memiliki batasan. Karena tidak terhubung ke internet, Omni tidak dapat mengakses informasi terbaru secara real-time. Dengan kata lain, pengetahuannya bergantung pada data yang sudah tertanam dalam model.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: