Puasa Mutih Ala Syifa Hadju, Bisa Jadi Inspirasi Calon Pengantin

Puasa Mutih Ala Syifa Hadju, Bisa Jadi Inspirasi Calon Pengantin

Pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi--Instagram/@syifahadju

RADARTVNEWS.COM – Sebagai publik figur, Syifa Hadju memilih cara berbeda dalam mempersiapkan diri terkait pernikahannya dengan El Rumi yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu.

Bukan perihal gaun atau dekorasi, tetapi soal pilihan yang tak biasa. Syifa Hadju memilih cara sederhana, yakni menjalani puasa mutih saat menjelang hari pernikahannya.

Dari sinilah, puasa mutih kembali jadi topik hangat. Lalu sebenarnya, apa sih puasa mutih itu?

Secara sederhana, puasa mutih adalah praktik puasa tradisional yang cukup dikenal di budaya Jawa. “Mutih” berarti putih. Puasa ini biasanya dilakukan sebagai bagian dari tirakat atau laku spiritual, terutama oleh calon pengantin. 

Tujuannya bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga mempersiapkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki fase baru dalam hidup. 

Dalam praktiknya, menu puasa mutih memang serba makanan berwarna putih. Akan tetapi, masih ada beberapa variasi. Misalnya nasi putih, air putih, tahu, telur rebus, bahkan roti tawar ataupun susu. Selama semuanya tanpa garam, gula, atau bumbu tambahan. 

Cara menjalankan puasa mutih sebenarnya serupa dengan puasa pada umumnya. Ada sahur, ada berbuka, dan selama siang hari tetap menahan diri dari makan dan minum. 

Bedanya, ketika waktunya makan, pilihannya sangat terbatas. Tidak ada rasa manis, asin, atau gurih. Untuk sebagian orang, ini mungkin terasa cukup menantang.

Biasanya, puasa mutih dilakukan dalam durasi tertentu, seperti satu, tiga, atau tujuh hari. Namun, tidak ada aturan baku yang benar-benar mengikat. Semua kembali ke niat dan tujuan masing-masing. 

Orang yang menjalaninya biasanya juga berusaha menjaga sikap. Lebih tenang, tidak mudah emosi, dan lebih banyak refleksi diri. Dengan demikian, puasa mutih dapat melatih kontrol diri.

Dalam konteks pernikahan, puasa mutih sering dimaknai sebagai bentuk persiapan batin. Calon pengantin menjalani ritual ini untuk menenangkan pikiran dan memantapkan diri sebelum memasuki kehidupan baru. 

Iniah yang membuat puasa mutih menarik perhatian publik. Saat banyak orang sibuk mempercantik diri dari luar, puasa mutih justru mengajak untuk mempercantik diri dari dalam. 

Meski begitu, puasa mutih tetap bukan sesuatu yang bisa dilakukan sembarangan. Pola makan yang sangat terbatas bisa membuat tubuh kekurangan energi jika tidak disiapkan dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk tetap mempertimbangkan kondisi tubuh sebelum mencobanya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: