Bisa Bikin Tuli Permanen! Ini Bahaya Tidur Menggunakan Earphone
ilustrasi Earphone-pinterest-
RADARTVNEWS.COM – Mendengarkan musik favorit atau menonton video melalui gawai menggunakan earphone memang menjadi pelarian paling nyaman untuk melepas penat setelah beraktivitas di Lampung yang padat. Saking asyiknya, banyak dari kita yang sering kali jatuh terlelap hingga pagi hari dengan kondisi earphone yang masih terpasang rapat dan suara musik yang terus mengalun di dalam telinga. Meskipun terasa menenangkan, kebiasaan ini ternyata menyimpan ancaman kesehatan yang serius bagi indra pendengaran karena memaksa saraf telinga bekerja tanpa henti saat tubuh seharusnya sedang melakukan pemulihan total.
Berikut adalah beberapa dampak kesehatan yang perlu Sobat Radar perhatikan terkait kebiasaan tidur menggunakan earphone:
Dampak yang paling fatal adalah risiko terjadinya gangguan pendengaran permanen atau ketulian dini akibat paparan suara dalam jarak yang sangat dekat dengan gendang telinga. Saat Anda tertidur, otak tidak mampu memberikan sinyal peringatan jika volume suara terlalu keras, sehingga saraf-saraf halus di dalam rumah siput (koklea) akan mengalami kelelahan dan kerusakan akibat tekanan gelombang suara yang konstan. Jika ini dilakukan setiap malam, kemampuan Anda untuk mendengar suara dengan frekuensi rendah atau percakapan normal akan menurun drastis seiring berjalannya waktu.
Penggunaan earphone saat tidur juga meningkatkan risiko infeksi telinga luar atau otitis eksterna karena saluran telinga tidak mendapatkan sirkulasi udara yang cukup. Kondisi lubang telinga yang tertutup rapat oleh karet atau plastik earphone akan menciptakan lingkungan yang lembap dan hangat, yang merupakan tempat paling favorit bagi bakteri serta jamur untuk berkembang biak. Selain rasa nyeri yang menusuk, infeksi ini juga bisa menyebabkan keluarnya cairan dari telinga dan pembengkakan saluran pendengaran yang sangat menyiksa bagi warga Lampung.
Risiko lainnya adalah penumpukan kotoran telinga secara berlebihan yang terdorong masuk lebih dalam akibat tekanan dari batang earphone. Kotoran telinga yang seharusnya keluar secara alami justru terperangkap dan memadat di dekat gendang telinga, yang sering kali memicu munculnya suara berdenging atau tinnitus yang tidak kunjung hilang. Kondisi ini bukan hanya mengganggu pendengaran, tetapi juga bisa menyebabkan rasa pusing berputar atau gangguan keseimbangan karena fungsi telinga sebagai organ penyeimbang tubuh mulai terganggu.
Tidur dengan kabel earphone yang melilit juga menyimpan bahaya fisik yang tidak terduga, seperti risiko tercekik tanpa sengaja atau iritasi pada kulit wajah dan leher. Selain itu, penggunaan earphone yang terlalu kencang tekanannya dapat menyebabkan nekrosis jaringan atau luka lecet pada tulang rawan telinga karena terhimpit antara bantal dan perangkat saat Anda merubah posisi tidur. Hal ini sering kali membuat telinga terasa kaku dan perih saat bangun di pagi hari, yang menandakan bahwa aliran darah di area daun telinga sempat terhambat cukup lama.
Sebagai solusi untuk mendapatkan tidur yang berkualitas dan aman, Sobat Radar sangat disarankan untuk menggunakan speaker eksternal dengan volume rendah jika memang memerlukan suara musik sebagai pengantar tidur. Mengatur fitur sleep timer agar musik otomatis mati dalam waktu 15 hingga 30 menit juga merupakan langkah cerdas untuk memberikan waktu istirahat bagi saraf pendengaran Anda. Menjaga kesehatan telinga sejak dini sangatlah krusial agar warga Lampung tetap bisa menikmati indahnya suara di masa depan tanpa harus bergantung pada alat bantu dengar.(*)
BACA JUGA: Terlalu Rajin Membersihkan Telinga, Justru Bisa Membahayakan Pendengaran
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: