Bahaya Mengintai! Inilah 5 Efek Telat Ganti Oli Mesin yang Bisa Bikin Dompet Jebol
Efek Telat Ganti Oli Mesin-Gambar ilustrasi (dihasilkan oleh Ai)-Ai
RADARTVNEWS.COM - Banyak pemilik kendaraan mengabaikan jadwal ganti oli mesin dengan alasan sepele: lupa, malas, atau ingin hemat. Padahal, efek telat ganti oli mesin tidak langsung terasa, tetapi perlahan merusak jantung kendaraan Anda. Begitu kerusakan muncul, biaya perbaikannya bisa puluhan kali lipat dari harga oli.
Berikut efek-efek karena telat ganti oli:
1. Oli Menjadi Lumpur (Sludge) dan Menyumbat Saluran
Oli yang tidak diganti akan bercampur dengan debu, serpihan logam, dan sisa pembakaran. Lama-kelamaan, oli berubah menjadi lumpur kental (sludge). Lumpur ini menyumbat saluran oli, saringan, dan bahkan komponen hydraulic lifter. Akibatnya, pelumas tidak bisa mencapai bagian mesin yang membutuhkan.
2. Mesin Overheat dan Cepat Aus Tanpa Pelumasan
Fungsi utama oli adalah mengurangi gesekan. Saat oli sudah encer atau justru terlalu kental karena terkontaminasi, lapisan pelindung di antara piston, ring, dan dinding silinder menghilang. Gesekan logam dengan logam menghasilkan panas berlebih (overheat) dan keausan permanen. Anda akan mendengar suara kasar dari ruang mesin.
3. Konsumsi BBM Melonjak Drastis
Gesekan yang tinggi memaksa mesin bekerja lebih keras. Efek telat ganti oli mesin yang paling terasa di dompet adalah boros bahan bakar. Mobil yang biasa 1:12 bisa turun menjadi 1:8 hanya karena oli kotor. Anda jadi lebih sering ke pom bensin tanpa peningkatan performa.
4. Kebocoran Seal dan Gasket
Oli yang sudah rusak mengandung asam dari hasil pembakaran. Zat asam ini menggerus karet seal dan gasket, menyebabkan kebocoran oli. Ciri khasnya adalah noda oli di lantai parkir. Kebocoran yang dibiarkan akan membuat oli cepat habis dan mesin semakin rusak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: