Waspada 5 Bahaya Tersembunyi Pakai 'Earphone' Terlalu Lama!

Waspada 5 Bahaya Tersembunyi Pakai 'Earphone' Terlalu Lama!

ilustrasi earphone-pinterest-

RADARTVNEWS.COM – Memasuki Maret 2026, penggunaan perangkat audio nirkabel atau TWS (True Wireless Stereo) telah menjadi gaya hidup yang tak terpisahkan bagi warga Bandar Lampung. Mulai dari menemani perjalanan macet di Jalan Bypass, hingga menjadi kawan setia saat berolahraga di Stadion Pahoman. Namun, kenyamanan mendengarkan musik atau podcast secara privat ini menyimpan ancaman serius bagi indra pendengaran jika dilakukan tanpa batas.

Para ahli audiologi memperingatkan adanya lonjakan kasus gangguan pendengaran di usia muda akibat kebiasaan "menghantam" telinga dengan volume tinggi dalam durasi lama. Berikut adalah 5 bahaya utama yang perlu Anda waspadai:

1. Tinnitus: 'Denging' yang Tak Kunjung Hilang

Pernahkah Anda merasa telinga berdenging setelah melepas earphone? Itu adalah Tinnitus.

Bahayanya: Tinnitus terjadi karena sel rambut halus di dalam telinga (koklea) mengalami trauma akibat tekanan suara yang berlebihan. Jika kebiasaan ini diteruskan, suara denging tersebut bisa menjadi permanen dan sangat mengganggu konsentrasi hingga kualitas tidur Anda.

2. Gangguan Pendengaran Akibat Kebisingan (NIHL)

Telinga manusia memiliki batas toleransi suara. Mendengarkan musik dengan volume di atas 85 desibel (setara dengan volume maksimal di sebagian besar ponsel) selama berjam-jam dapat mematikan sel-sel saraf pendengaran.

Dampaknya: Berbeda dengan luka kulit yang bisa sembuh, sel saraf telinga yang mati tidak dapat tumbuh kembali. Anda mungkin akan mulai kesulitan mendengar percakapan orang lain di tempat ramai atau sering meminta lawan bicara mengulang kalimatnya.

BACA JUGA:Benarkah Menggunakan Soft Case Mikro Fiber Bisa Menahan Panas pada Handphone? Simak Penjelasan Lengkapnya

3. Infeksi Telinga Akibat Kurangnya Sirkulasi Udara

Menggunakan earphone tipe in-ear (yang masuk ke lubang telinga) dalam waktu lama akan menutup sirkulasi udara secara total.

Risiko: Kondisi liang telinga yang lembap dan hangat adalah surga bagi pertumbuhan bakteri dan jamur. Ditambah lagi, jika TWS jarang dibersihkan, kuman akan berpindah langsung ke dalam telinga, memicu rasa gatal, nyeri, hingga keluar cairan berbau.

4. Penumpukan Kotoran Telinga (Serumen Prop)

Secara alami, telinga akan mengeluarkan kotoran ke arah luar. Namun, penggunaan earphone justru mendorong kotoran tersebut masuk kembali ke dalam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: