Ketupat Sebelum Lebaran, Tradisi Pertengahan Ramadhan di Lampung yang Hangat!
ketupat di hari raya-freepik-
RADARTVNEWS.COM — Di beberapa daerah di provinsi Lampung, pertengahan Ramadhan biasanya terasa sedikit beda, bukan karena ada acara resmi atau perayaan besar, tapi karena suasana rumah mendadak lebih ramai dari biasanya.
Sejak pagi hari orang-orang mulai sibuk menyiapkan masakan, panci besar keluar dari lemari, dan semua anggota keluarga berkumpul di dapur.
"Di daerahku sendiri, kalau Ramadhan sudah masuk tengah bulan, keluarga biasanya menyiapkan ketupat untuk dimakan bersama setelah tarawih," ungkap Suci, Mahasiswi FISIP Unila itu.
Ketupatnya memang beli jadi di pasar, tinggal diisi beras lalu direbus di rumah, tapi justru proses itu yang bikin terasa ada persiapannya.
Beras dimasukkan pelan-pelan ke dalam anyaman, air direbus sampai mendidih, lalu ketupat dimasak cukup lama sambil sesekali dicek.
Memang terdengar sederhana, tapi tetap ada effort-nya.
Setelah tarawih, semua kumpul tanpa perlu undangan. Ketupat dipotong, lauk seperti opor, gulai, atau rendang bahkan sambal nanas disajikan, lalu dilanjutkan dengan makan bareng sambil ngobrol santai.
Tidak ada yang formal, tidak ada sambutan, hanya suasana hangat yang muncul begitu saja.
Setelah shalat tarawih, rasanya beda saat duduk melingkar dan menikmati makanan bersama.
Tradisi ini sebenarnya tidak ada kewajiban khususnya dalam agama, tapi bagi sebagian masyarakat, pertengahan Ramadhan seperti jadi penanda bahwa puasa sudah berjalan separuh jalan.
Ada rasa lega karena sudah melewati hari-hari awal, ada rasa syukur karena masih diberi kesempatan menjalani bulan penuh berkah ini, sekaligus ada semangat baru untuk menyelesaikannya sampai akhir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: