Merasa Down dalam Hidup? Simak Kisah Inspiratif Alysa Liu Sang Juara Figure Skating!
Tangkapan layar akun Instagram Alysa Liu @alysaxliu: Alysa Liu memenangkan medali emas pada Olimpiade Musim Dingin Milano–Cortina 2026--Instagram/@alysaxliu
RADARTVNEWS.COM - Alysa Liu kembali menjadi sorotan dunia setelah tampil gemilang di Olimpiade Musim Dingin Milano–Cortina 2026. Atlet figure skating asal Amerika Serikat itu bukan hanya mencuri perhatian karena prestasi, tetapi juga karena perjalanan emosional yang membawanya kembali ke arena kompetisi dengan sudut pandang berbeda.
Perjalanan itu dimulai jauh sebelum Milano. Pada 2019, Alysa Liu mencuri perhatian saat menjuarai U.S. Figure Skating Championships di usia 13 tahun, menjadi pemenang termuda sepanjang sejarah. Ia kembali merebut gelar yang sama pada 2020, dan namanya segera diproyeksikan sebagai masa depan figure skating Amerika Serikat.
Pada Olimpiade Beijing 2022 yang berlangsung tanpa kemeriahan penonton akibat pandemi COVID-19, ia finis di posisi keenam. Setelah olimpiade tersebut, Alysa Liu mengejutkan dunia dengan memutuskan pensiun di usia 16 tahun.
Dalam wawancara eksklusif dengan Cosmopolitan’s Cosmo Sports, Ia mengungkapkan bahwa sebelum pensiun, olahraga yang ia cintai berubah menjadi sesuatu yang terlalu terstruktur, terlalu formal, dan kehilangan rasa kegembiraan.
Keputusannya untuk berhenti saat sedang berada di puncak karier tentu bukan pilihan yang dianggap “aman”. Namun baginya, langkah itu justru membuatnya merasa lebih hidup. Ia mulai kuliah, punya lebih banyak waktu bersama teman dan keluarga, serta mencoba hal-hal baru yang dulu tidak sempat ia lakukan karena fokus pada skating.
Keputusan untuk berhenti bukanlah tanda menyerah, melainkan meluangkan jeda sebentar. Meluangkan ruang untuk bernapas, untuk menjadi remaja biasa, untuk merasakan hidup tanpa penilaian siapapun.
Setelah jeda panjang tersebut, Alysa Liu berkata bahwa ia menemukan kembali cinta pada skating karena memilih melakukannya dengan caranya sendiri.
Alysa Liu, kini berusia 20 tahun, kembali ke dunia figure skating dan memilih program, musik, bahkan kostum latihannya sendiri. “Hal favoritku dari skating adalah menciptakan program baru. Begitulah cara otakku bekerja. Fakta bahwa aku bisa melakukannya lebih lama dalam setahun adalah sebuah berkah, karena artinya aku bisa terus mencipta. Tidak ada yang benar-benar kaku, jadi ada lebih banyak kebebasan,” ujarnya.
Ia juga menyadari sisi unik dari profesinya. “Menjadi atlet adalah salah satu hal paling keren di dunia. Aku sangat bersyukur bisa menjadi bagian darinya, dan aku senang karena figure skating juga merupakan bentuk seni. Jarang ada olahraga yang punya sisi artistik. Aku merasa beruntung bisa melakukan dua hobiku sekaligus. Sekarang aku benar-benar meromantisasi hidupku sebagai atlet.”
Alysa Liu menjadi contoh bahwa terkadang kita tidak benar-benar kehilangan semangat, hanya saja terlalu lama menjalani hidup mengikuti standar sosial yang dianggap paling masuk akal. Kita terlalu terpaku pada hal tersebut sehingga tanpa sadar sudah menjauh dari yang sebenarnya dibutuhkan oleh diri sendiri. Luangkanlah jeda sebentar, kenali diri sendiri, dan kembali dengan hati yang penuh dengan semangat baru. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: