Hujan Deras Picu Longsor, Dua Rumah Warga di Bandar Lampung Rusak
Dua Rumah Warga Rusak Akibat Tanah Longsor di Jalan Hayam Wuruk Gang Macam, Lingkungan II, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur Kota Bandar Lampung-Foto : Kolase-
BANDAR LAMPUNG, RADARTVNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota BANDAR LAMPUNG memicu terjadinya tanah longsor di kawasan permukiman warga, pada Selasa sore, 30 Desember 2025.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Hayam Wuruk Gang Macam, Lingkungan II, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur Kota Bandar Lampung.
Longsor terjadi sekitar pukul 17.15 WIB, saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama.
Material longsor sendiri berasal dari kontur tanah di bagian belakang rumah warga yang berada di kawasan perbukitan dan memiliki kemiringan cukup curam. Hal ini membuat tanah yang labil tidak mampu menahan debit air hujan hingga akhirnya runtuh.
Akibat kejadian itu, satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah tertimbun material longsor berupa tanah dan puing bangunan. Sementara satu rumah lainnya mengalami rusak sedang. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil tidak dapat dihindari.
Pantauan di lokasi longsor pada Rabu Siang, 31 Desember 2025, menunjukkan kondisi rumah yang tertimbun longsoran masih dipenuhi material tanah.
Sejumlah petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung terlihat masih berada di lokasi untuk melakukan pembersihan sisa-sisa material longsor serta memastikan kondisi lingkungan aman bagi warga.
BACA JUGA:Kades di Lamtim Meninggal Usai Diamuk Gajah Liar Hutan Larangan
Orang tua pemilik rumah, Samsul, mengungkapkan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba saat dirinya dan sang istri berada di dalam rumah.
“Saat hujan besar datang, kami sedang berada di kamar. Tiba-tiba terdengar suara keras, lalu tanah langsung longsor. Kami langsung lari menyelamatkan diri ke atas,” ujar Samsul.
Ia menambahkan, pada saat kejadian anak-anaknya tidak berada di rumah karena telah lebih dulu pulang ke kampung halaman di Kecamatan Tanjung Bintang sejak pagi hari.
“Kemarin anak-anak pulang kampung sekitar jam sembilan pagi. Setelah kejadian, saya langsung hubungi mereka supaya jangan pulang dulu sementara ini,” katanya.
Meski bersyukur tidak ada korban jiwa, Samsul mengaku sebagian besar barang di dalam rumah tidak dapat diselamatkan karena tertimbun material longsor.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
