BANNER HEADER DISWAY HD

Pizza Hut Tutup Puluhan Gerai di Inggris, Lebih dari Seribu Karyawan Kehilangan Pekerjaan

Pizza Hut Tutup Puluhan Gerai di Inggris, Lebih dari Seribu Karyawan Kehilangan Pekerjaan

--istimewa

RADARTVNEWS.COM - Kenaikan biaya operasional dan menurunnya minat pelanggan membuat jaringan restoran legendaris Pizza Hut terpaksa menutup sebagian besar gerainya di Inggris.

Jaringan restoran cepat saji asal Amerika Serikat, Pizza Hut, tengah menghadapi masa sulit di Inggris. Operator lokalnya, DC London Pie Limited, baru-baru ini resmi memasuki tahap administrasi setelah mengalami tekanan berat akibat meningkatnya biaya operasional dan penurunan jumlah pelanggan.

Kondisi tersebut membuat perusahaan harus menutup 68 restoran makan di tempat (dine-in) dan 11 gerai layanan antar, sehingga lebih dari 1.200 karyawan terpaksa kehilangan pekerjaan.

Langkah ini dikonfirmasi oleh FTI Consulting, yang ditunjuk sebagai administrator perusahaan. Menurut laporan Reuters dan The Guardian, penutupan itu memangkas jumlah restoran Pizza Hut di Inggris dari 132 menjadi hanya 64 gerai yang masih beroperasi.

Sementara itu, induk perusahaan Yum! Brands melakukan upaya penyelamatan dengan membeli kembali sebagian gerai melalui pre-pack administration deal, langkah yang memungkinkan sekitar 1.276 pekerja tetap dipertahankan.

BACA JUGA:Pizza Hut Diserbu, Ternyata Vaksinasi Ekslusif

BACA JUGA:Gebrakan Baru Arab Saudi: Rencana Bangun Stadion 350 Meter di Udara untuk Piala Dunia 2034

“Kesepakatan ini kami lakukan untuk melindungi pengalaman pelanggan dan menjaga lapangan kerja sebanyak mungkin,” ujar Nicolas Burquier, Managing Director International Operating Markets Pizza Hut, dikutip dari Reuters.

Keputusan menutup puluhan gerai ini tak lepas dari kenaikan upah minimum di Inggris yang mencapai hampir 7 persen pada April lalu, menjadi 12,21 poundsterling per jam (sekitar Rp247 ribu). Selain itu, biaya asuransi perusahaan yang meningkat serta turunnya daya beli masyarakat turut memperburuk kondisi bisnis.

Model makan sepuasnya yang dulu menjadi ciri khas Pizza Hut kini dianggap sudah tidak relevan. Pelanggan lebih memilih layanan cepat dan pesan antar yang dinilai lebih praktis. Tak sedikit warga Inggris yang mengaku kehilangan suasana khas restoran tersebut, yang dulu identik dengan makan keluarga di akhir pekan.

Pizza Hut pertama kali hadir di Inggris pada tahun 1973 dan sempat menjadi salah satu jaringan restoran keluarga paling populer di negara itu. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, bisnis restoran dine-in menghadapi tekanan berat akibat perubahan perilaku konsumen dan persaingan ketat dengan merek cepat saji lainnya.

Meski begitu, penutupan ini hanya terjadi di Inggris, dan tidak berdampak pada operasi Pizza Hut di negara lain, termasuk Indonesia, yang hingga kini masih berjalan normal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: