Kontroversi Drama Netflix “Genie, Make a Wish”: Kritik Soal Nama Karakter hingga Akting Suzy
Ilustrasi--ISTIMEWA
RADARTVNEWS.COM - Drama Korea terbaru Netflix berjudul Genie, Make a Wish resmi tayang pada 3 Oktober 2025. Meski hadir dengan konsep fantasi-romansa yang segar, serial ini justru ramai menuai protes dan perdebatan di kalangan penonton internasional. Beberapa isu mencuat, mulai dari pemilihan nama karakter, kualitas akting, hingga masalah internal produksi.
Nama Karakter “Iblis” Jadi Sorotan
Kontroversi paling besar muncul akibat karakter utama yang diperankan Kim Woo Bin. Tokoh tersebut memperkenalkan dirinya sebagai “Iblis”. Nama ini memicu kekecewaan dari sebagian penonton Muslim karena dianggap tidak pantas dipakai dalam drama hiburan ringan. Dalam tradisi Islam, istilah “Iblis” merujuk pada sosok setan atau makhluk yang durhaka. “Hearing the name Iblis made me decide not to watch,” tulis seorang penonton di media sosial, dikutip dari Zapzee (22/8/2025).
Kritik Akting dan Skrip
Selain isu budaya, sejumlah penonton Korea turut menyoroti akting Bae Suzy yang dinilai kurang ekspresif. Menurut laporan PopRant India Times, sebagian netizen bahkan menyebut perannya seperti “robot”. Naskah dialog yang dinilai kekanak-kanakan dan humor yang tidak berhasil juga membuat sebagian penonton menghentikan tontonan sejak episode awal. Korea Times (4/10/2025) menuliskan bahwa drama ini terbagi dua kubu: penonton yang menikmati visual fantasi dan mereka yang menilai serial ini gagal menghadirkan kedalaman cerita.
Masalah Produksi dan Kredit Sutradara
Kontroversi tidak hanya terjadi di depan layar. Korea Times juga melaporkan adanya pergantian sutradara di tengah produksi, dari Lee Byeong-heon ke Ahn Gil-ho. Namun dalam kredit akhir, nama sutradara justru tidak dicantumkan, sehingga hanya penulis naskah Kim Eun-sook yang muncul. Hal ini memunculkan spekulasi adanya konflik internal di balik layar.
BACA JUGA:Lima Rekomendasi Drakor di Netflix Wajib Ditonton, Adaptasi dari Novel Daring, Bikin Betah Marathon!
Respon Pihak Produksi
Menanggapi kritik, Suzy sempat buka suara dalam wawancara bersama Times of India (25/9/2025). Ia menyebut bahwa setiap detail dalam drama, termasuk poster dan penamaan karakter, memiliki alasan yang akan terjawab seiring jalannya cerita. Sementara itu, penulis menegaskan bahwa Genie, Make a Wish adalah kisah fiksi dengan nuansa mitologis, bukan pesan keagamaan.
Antara Kontroversi dan Popularitas
Meski dihantam kritik, serial ini tetap menjadi perbincangan hangat di berbagai platform. Sebagian penonton justru menganggap drama ini cocok untuk tontonan santai. “It’s perfect for killing time,” tulis salah satu komentar yang dikutip KBizoom.
Kini, perhatian publik tertuju pada apakah kontroversi ini akan menggerus popularitas Genie, Make a Wish atau justru membuatnya semakin dikenal. Di era globalisasi hiburan, kasus ini menjadi pengingat pentingnya sensitivitas budaya dalam karya kreatif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: