Ban Mobil Bocor? Jangan Panik, Ini Caranya Ganti Ban Serep Mobil
Ilustrasi Ganti Ban Serep-Photo: Garth Stephens-Pinterest
RADARTVNEWS.COM - Ban bocor atau pecah di tengah perjalanan memang jadi situasi yang cukup merepotkan, apalagi kalau terjadi di jalan ramai atau saat sedang terburu-buru.
Karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk memahami cara mengganti Ban serep mobil dengan benar. Selain membantu menghemat waktu, kemampuan ini juga bisa menjadi solusi darurat sebelum membawa mobil ke bengkel terdekat.
Sebelum mulai mengganti Ban, pastikan mobil berada di tempat yang aman dan permukaannya rata.
Hindari berhenti di tikungan, jalan menanjak, dan menurun karena beresiko tertabrak mobil di jalan.
Nyalakan lampu hazard sebagai tanda peringatan untuk pengendara lain, lalu tarik rem tangan agar mobil tidak bergerak saat proses penggantian Ban berlangsung.
Langkah berikutnya adalah menyiapkan peralatan yang biasanya tersedia di bagasi mobil, seperti dongkrak, kunci roda, dan Ban serep.
Sebelum mobil didongkrak, kendurkan terlebih dahulu baut roda menggunakan kunci roda. Baut tidak perlu langsung dilepas sepenuhnya, cukup dilonggarkan agar lebih mudah dibuka saat roda sudah terangkat.
Banyak orang melakukan kesalahan dengan membuka baut setelah mobil terangkat, padahal hal tersebut bisa membuat mobil kurang stabil.
Setelah baut sedikit kendur, pasang dongkrak di titik penyangga yang sesuai pada bagian bawah mobil. Posisi titik dongkrak biasanya sudah ditandai oleh pabrikan kendaraan.
Pastikan dongkrak bertumpu pada rangka kendaraan, bukan bodi karena dapat menyebabkan mobil mengalami penyok.
Dongkrak kemudian diputar hingga Ban yang bocor terangkat dari permukaan jalan. Setelah itu, lepaskan seluruh baut roda dan angkat Ban yang rusak secara perlahan.
Pasang Ban serep pada dudukan roda dengan posisi yang pas, lalu kencangkan baut secara menyilang dengan bentuk bintang agar tekanan merata.
Setelah semua baut mulai kencang, turunkan kembali mobil secara perlahan hingga Ban menyentuh tanah sepenuhnya. Barulah baut dikencangkan kembali dengan lebih kuat untuk memastikan roda terpasang dengan aman.
Meski Ban serep bisa digunakan untuk melanjutkan perjalanan, sebagian besar Ban serep terutama tipe tipis atau “space saver” memiliki batas kecepatan dan jarak tempuh tertentu.
Karena itu, sebaiknya segera periksa atau ganti Ban utama di bengkel agar keamanan dan kenyamanan berkendara tetap terjaga.
Memahami cara mengganti Ban serep bukan hanya berguna saat keadaan darurat, tetapi juga membantu pengendara menjadi lebih siap menghadapi masalah di jalan.
Dengan langkah yang benar dan tetap tenang, proses mengganti Ban serep sebenarnya bisa dilakukan dengan cukup mudah. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: