Kok Rasanya Jalan di Tempat? Mungkin Kamu Lagi di Fase Quarter Life Crisis!
Quarter Life Crisis-Pinterest-https://pin.it/7GziqIfHi
RADARTVNEWS.COM – Pernah nggak sih ngerasa kayak hidup kamu lagi “jalan di tempat”? Nggak maju, tapi juga nggak benar-benar mundur. Cuma stuck.
Di usia sekarang, apalagi habis lulus sekolah atau baru masuk dunia kuliah, banyak hal mulai terasa berubah. Teman-teman mulai punya jalannya masing-masing. Ada yang kelihatan lancar banget kayak keterima kampus impian, aktif sana-sini, bahkan ada yang sudah mulai punya penghasilan.
Sementara kamu? Masih bingung mau ke mana. Dari situ biasanya mulai muncul satu hal yang diam-diam capek banget yaitu overthinking. Hal kecil sering kepikiran. Masa depan terasa jauh tapi juga menekan. Kadang bahkan muncul pertanyaan yang sama berulang-ulang, “Sebenarnya aku ini lagi ngapain, ya?”
Fase ini sering disebut sebagai quarter life crisis.
Quarter life crisis bukan hanya soal kebingungan, tapi juga tentang tekanan yang datang secara bersamaan. Tekanan untuk berhasil, untuk tidak salah langkah, dan untuk segera menemukan tujuan hidup. Semua itu bercampur dengan rasa ragu terhadap diri sendiri.
Hal yang sebelumnya terasa mudah-mudah saja, seperti memilih jalan atau mengambil keputusan, tiba-tiba menjadi rumit. Setiap pilihan terasa memiliki risiko besar. Ketakutan akan gagal menjadi lebih dominan, hingga akhirnya membuat kita justru sulit melangkah maju.
BACA JUGA: Menghadapi Quarter Life Crisis: Tantangan, Realita, dan Cara Bangkit bagi Dewasa Muda
Di sisi lain, pikiran kita dibuat tidak pernah benar-benar tenang. Yang membuat fase ini terasa berat adalah karena sering kali terjadi secara diam-diam. Dari luar, semuanya terlihat biasa saja. Tidak ada tanda yang benar-benar terlihat, tetapi di dalam, ada pergulatan yang terus berjalan.
Tidak sedikit yang akhirnya merasa kehilangan arah. Bukan karena tidak punya tujuan, tapi karena terlalu banyak kemungkinan yang membuat semuanya terasa membingungkan.
Namun, yang sering terlewat untuk disadari adalah bahwa quarter life crisis bukanlah tanda kegagalan. Justru sebaliknya, fase ini sering menjadi titik awal seseorang mulai benar-benar mengenal dirinya sendiri. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul, rasa ragu yang dirasakan, hingga kebingungan yang dialami adalah bagian dari proses pencarian.
Tidak semua orang menemukan jalannya di waktu yang sama. Tidak semua perjalanan berjalan lurus dan tanpa hambatan. Dan tidak semua hal harus langsung memiliki jawaban.
Di usia ini, wajar jika belum sepenuhnya tahu ingin ke mana. Wajar jika masih mencoba berbagai hal, bahkan wajar jika merasa salah langkah. Semua itu adalah bagian dari perjalanan yang tidak bisa dilewati begitu saja.
Quarter life crisis memang tidak nyaman, tapi bukan berarti harus dihindari. Justru dari fase inilah banyak orang mulai tumbuh, memahami dirinya, dan perlahan menemukan arah yang selama ini dicari. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: