Diduga Terpeleset, Bocah 8 Tahun di Pringsewu Meninggal Tenggelam di Kolam Ikan
Lokasi kolam ikan tempat bocah 8 tahun meninggal akibat tenggelam.-Dok Humas Polres Pringsewu-Dok Humas Polres Pringsewu
RADARTVNEWS.COM - Peristiwa tragis terjadi di Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam ikan pada Minggu (3/5/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Yongki Agil Prabowo, warga setempat yang masih duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar.
Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa pertama kali diketahui warga sekitar pukul 09.00 WIB.
Berdasarkan keterangan awal, sekitar pukul 08.00 WIB korban sedang bermain bersama temannya di area persawahan dekat kolam ikan. Selang satu jam kemudian, seorang warga mendengar teriakan minta tolong dari anak yang berada di lokasi.
“Saat didatangi, anak tersebut menunjuk ke arah kolam tempat korban diduga tenggelam,” ujar Juniko.
Warga kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan masuk ke dalam kolam. Namun saat korban berhasil diangkat, kondisinya sudah tidak bergerak dan diduga telah meninggal dunia.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak keluarga dan kepolisian. Petugas bersama tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu serta tenaga medis dari Puskesmas Adiluwih langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan.
Diketahui, jarak rumah korban dengan lokasi kejadian sekitar 1,5 kilometer. Sebelum kejadian, korban sempat bermain sepeda bersama temannya. Selain itu, korban juga memiliki kebutuhan khusus dengan riwayat autisme.
Kolam tempat kejadian memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter dengan ukuran 13 x 25 meter, berada di area persawahan dan perkebunan serta cukup jauh dari permukiman warga.
Dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian tidak menemukan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Hasil pemeriksaan medis juga tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dugaan sementara korban terpeleset saat bermain di sekitar kolam. Namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti,” jelasnya.
Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan untuk dimakamkan.
Polisi juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah, guna mencegah kejadian serupa terulang.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: polres pringsewu