Ketegangan Bhayangkara vs Persib, Doumbia dan Marc Klok Buka Suara soal Insiden di Lapangan
Hasil akhir pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persib Bandung.-Radar Lampung-Radar Lampung
RADARTVNEWS.COM - Pertandingan antara Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persib Bandung beberapa waktu lalu diwarnai insiden yang melibatkan dua pemain, yakni Henry Doumbia dan Marc Klok. Kejadian tersebut memicu perdebatan hingga keduanya memberikan penjelasan masing-masing.
Doumbia mengungkapkan bahwa situasi bermula dari momen gol yang masih dipertanyakan keabsahannya. Ia memilih menunggu keputusan wasit sebelum melanjutkan permainan.
Menurutnya, dalam situasi tersebut Klok datang dan meminta bola segera diletakkan di tengah lapangan. Namun, Doumbia menolak karena merasa keputusan resmi dari wasit belum ditetapkan.
Perdebatan sempat terjadi sebelum akhirnya diredam oleh pemain lain. Dalam momen itu, Doumbia mengaku mendengar ucapan yang dianggapnya bernuansa rasis.
Ia menyebut mendengar kata “black guy” yang membuatnya terkejut. Meski demikian, ia memilih untuk tidak terpancing emosi dan menyampaikan hal tersebut secara internal saat jeda pertandingan.
Sebagai pemain profesional, Doumbia menegaskan bahwa ucapan bernuansa rasial tidak seharusnya terjadi dalam dunia sepak bola dan berharap kejadian serupa tidak terulang.
Di sisi lain, Marc Klok membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan anti-rasisme sepanjang kariernya.
Klok menjelaskan bahwa insiden itu terjadi saat timnya mencetak gol dan ingin segera melanjutkan pertandingan. Ia mengaku hanya meminta bola kepada Doumbia.
Menurutnya, ucapan yang disampaikan adalah “Give me the ball back”, bukan seperti yang dituduhkan. Ia menilai telah terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi di lapangan.
Klok juga menyebut bahwa Doumbia sempat meminta maaf karena mengira dirinya mengucapkan kata yang berbeda. Selain itu, ia menanggapi pernyataan manajer Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sumardji, yang dinilai masih menyudutkannya setelah pertandingan.
Ia berharap ada klarifikasi dan permintaan maaf resmi atas tuduhan yang dinilainya merugikan reputasinya.
Insiden ini pun menjadi sorotan, sekaligus pengingat pentingnya menjaga sportivitas dan komunikasi yang baik dalam pertandingan sepak bola.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: pernyataan pemain