Nanik S. Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional, Publik Menanti Arah Baru Program Makan Bergizi Gratis

Nanik S. Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional, Publik Menanti Arah Baru Program Makan Bergizi Gratis

ilustrasi: Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional 2026--screenshot website BGN

RADARTVNEWS.COM — Pergantian pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi salah satu isu yang menyita perhatian publik pada awal Juni 2026. 

Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya memimpin lembaga tersebut sejak awal pemerintahan Prabowo-Gibran. 

Keputusan itu langsung memunculkan berbagai respons. Sebagian pihak melihat pergantian tersebut sebagai langkah evaluasi yang wajar. 

Sebagian lainnya mempertanyakan alasan pencopotan Dadan yang selama ini identik dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan pergantian pimpinan BGN berkaitan dengan persoalan kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur, tata kelola organisasi, hingga pengawasan kualitas makanan yang menjadi tanggung jawab lembaga tersebut. 

Pemerintah menilai diperlukan penyegaran kepemimpinan agar program strategis nasional dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. 

Siapa Nanik S. Deyang?

Nama Nanik S. Deyang mungkin belum sepopuler Dadan Hindayana di ruang publik. Meski demikian, perempuan bernama lengkap Nanik Sudaryati Deyang tersebut memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di dunia media, politik, hingga pemerintahan. 

Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia merupakan lulusan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman dan melanjutkan pendidikan magister di bidang kehutanan. 

Karier profesionalnya dimulai sebagai wartawati di Tabloid Bangkit yang berada di bawah kelompok Kompas Gramedia. 

Pengalamannya di dunia jurnalistik membawanya menduduki sejumlah posisi strategis di berbagai perusahaan media nasional. 

Rekam jejak tersebut membuat Nanik dikenal memiliki kemampuan komunikasi publik yang kuat, terutama dalam membangun hubungan dengan masyarakat dan media. 

Dalam perjalanan berikutnya, Nanik aktif di dunia politik dan pernah terlibat dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pemilu Presiden 2019. 

Kedekatannya dengan lingkaran pemerintahan membuatnya dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait