Rudapaksa Anak Bawah Umur, Warga Metro Dibekuk Resmob Polres Lampung Timur
DIAMANKAN : Jajaran Polsek Raman Utara Lampung Timur menangkap pelaku pemerkosaan.-syamsudin bule-
SUKADANA, RADARTVNEWS.COM - Belum genap sebulan, setelah melakukan tindak pidana pemerkosaan. Seorang warga Kota Metro Kamis Malam 7 Mei 2026, berhasil di bekuk Tim Gabungan Resmob Polres Lampung Timur dan Polsek Raman Utara.
Sebelum digelangdang petugas, terduga ZR, terlebih dahulu sudah dilaporkan ke Mapolsek Raman Utara.
Orang tua korban tak terima atas perbuatan bejat pelaku, telah melakukan pemerkosaan terhadap putrinya yang masih di bawah umur.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Raman Utara, peristiwa itu, terjadi kamis 16 April 2026 sekira pukul 15.30 WIB.
Saat itu, ZR mendatangi rumah korban, untuk menagih uang pinjaman koperasi. Di waktu bersamaan, hanya ada korban saja dan taka da orang lain.
BACA JUGA :Pendampingan Hukum PBH PERADI Tegaskan Prinsip Supremasi Hukum dan Kesetaraan di Hadapan Hukum
”Saat melihat anak korban (MM) sedang sendirian di dapur rumah ditambah suasana sepi, timbul niat pelaku, untuk melakukan perbuatan tak senonoh,” kata Kanit Reskrim Polsek Raman Utara Aiptu Feri Setiawan.
Lanjutnya, tak lama kemudian, pelaku langsung masuk ke dapur rumah dan mendekati korban.
Melihat pelaku masuk ke dapur, korban sempat menegor dan mendorong pelaku keluar dapur, dan mengganjal pintu dapur dengan kakinya.
”Korban sempat memberikan perlawanan,” terang Feri Setiawan mewakili Kapolsek Raman Utara.
Namun pelaku berhasil kembali mendorong pintu dan langsung memeluk dan mendekap mulut korban. ”Walaupun sempat melawan dan berontak namun tidak berhasil karena tenaga pelaku lebih kuat,” tegas dia.
Selanjutnya, pelaku membuka baju bagian atas dan menurunkan sebagian celana korban dan langsung melakukan hubungan suami istri.
BACA JUGA :Antusiasme Advokat DPC Peradi Bandar Lampung Ikuti Sosialisasi Penerapan KUHP dan KUHAP Baru
Setelah mencapai puncaknya. Pelaku mengelap cairan sperma dengan jaket miliknya. ”Lalu pelaku pergi begitu saja meninggalkan korban yang menangis,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: