Apakah Makan Banyak Buah Bisa Memperlancar Pencernaan?
ilustrasi makan buah -printerst-
RADARTVNEWS.COM - Buah selalu dianggap sebagai makanan yang sangat sehat. Salah satu anggapan yang sering kita dengar adalah bahwa mengonsumsi banyak buah dapat memperlancar pencernaan secara cepat.
Bagi orang yang mengalami masalah sembelit, makan buah dalam jumlah banyak sering kali dijadikan pilihan utama. Namun, seberapa benar pandangan ini menurut ilmu kesehatan?
Dari sudut pandang ilmiah, jawabannya adalah benar, namun ada catatan penting tentang porsi yang tepat. Buah-buahan adalah sumber utama serat alami dan cairan, dua elemen penting yang diperlukan agar sistem pencernaan manusia berfungsi dengan baik.
Dalam buah, ada dua macam serat yang saling melengkapi:
- Serat Larut: Serat ini menyerap cairan dan berubah menjadi gel di saluran pencernaan. Fungsi dari serat ini adalah untuk memperlambat proses pencernaan sehingga penyerapan nutrisi oleh tubuh menjadi lebih optimal.
- Serat Tidak Larut: Jenis serat ini tidak larut dalam cairan, tetapi berfungsi untuk meningkatkan volume atau massa tinja. Serat ini merangsang pergerakan usus (peristaltik) sehingga kotoran dapat dikeluarkan lebih cepat dan lancar.
BACA JUGA: Anak Susah Makan? Kenali Cara Mengatasi Picky Eater Tanpa Drama di Rumah
Kombinasi dari kedua jenis serat ini, ditambah dengan tinggi kandungan air pada buah seperti pepaya, melon, semangka, dan buah naga, sangat efektif dalam melunakkan tinja serta mencegah konstipasi.
Walaupun sangat bermanfaat, prinsip "semakin banyak semakin baik" tidak selalu berlaku untuk makan buah. Mengonsumsi buah dalam jumlah yang berlebihan atau secara ekstrem justru bisa berdampak negatif bagi kesehatan pencernaan Anda.
Ingat, tubuh punya batas dalam memproses serat dan fruktosa (gula alami dalam buah) sekaligus.
Ketika sistem pencernaan tiba-tiba menerima serat dalam jumlah sangat besar, bakteri di usus besar akan mengalami fermentasi yang berlebihan. Aktivitas fermentasi yang terlalu intens ini menghasilkan gas hidrogen dan metana dalam jumlah besar. Akibatnya, Anda bisa mengalami gejala tidak nyaman seperti perut kembung, nyeri, kram perut, frekuensi buang angin yang meningkat, bahkan diare.
BACA JUGA: Intip Parenting Nikita Willy yang Viral, Lembut Tapi Tetap Tegas dalam Mendidik Anak
Selain itu, beberapa buah seperti apel, pir, dan mangga memiliki kandungan fruktosa yang tinggi. Bagi mereka yang memiliki perut sensitif atau menderita gangguan lambung seperti *Irritable Bowel Syndrome* (IBS), fruktosa berlebih ini tidak akan terserap dengan baik dan bisa menyebabkan peradangan serta rasa sakit yang parah.
Agar pencernaan tetap sehat tanpa mengalami kembung, berikut adalah cara yang ideal untuk mengonsumsi buah:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: